Rumah / Berita / Berita Industri / Bagaimana cara kerja selimut pendingin?

Bagaimana cara kerja selimut pendingin?

Jan 20, 2026 ------ Informasi Pameran

SEBUAH selimut pendingin bukanlah peralatan listrik dengan AC internal, melainkan menggunakan bahan khusus dan prinsip fisik untuk membuat kulit Anda terasa sejuk saat bersentuhan dan menghilangkan panas tubuh dengan cepat.


Prinsip kerjanya dapat dirinci menjadi beberapa hal berikut:

1. Penyerapan Panas Seketika: "Sensasi Pendinginan" saat Kontak

Saat pertama kali berbaring dan bersentuhan dengan selimut pendingin, Anda akan merasakan sensasi sejuk. Ini karena permukaannya biasanya mengandung bahan dengan konduktivitas termal yang sangat kuat (seperti bubuk mineral alami khusus atau serat berteknologi tinggi). Bahan-bahan ini bertindak seperti "pembawa panas", dengan cepat menyerap dan membuang panas dari permukaan kulit saat Anda menyentuhnya.


2. Cepat Menyerap Keringat: Menjaga Tubuh Anda Tetap Kering

Hal terburuk tentang tidur di musim panas adalah perasaan berkeringat dan lengket. Selimut pendingin biasanya memiliki kemampuan menyerap dan menyerap kelembapan yang sangat baik.
Mereka dapat dengan cepat menyerap sedikit keringat dari permukaan kulit seperti spons.
Pada saat yang sama, dengan menggunakan struktur khusus permukaan serat, kelembapan ini dengan cepat dipindahkan ke lapisan luar selimut dan diuapkan.
Selama tubuh Anda tidak lengket, suhu yang Anda rasakan akan langsung turun beberapa derajat.


3. Pembuangan Panas yang Efisien: Bukan "Perangkap Panas"

Selimut katun biasa terasa hangat karena memerangkap udara. Selimut pendingin mengambil pendekatan sebaliknya:
Struktur Bernapas: Metode tenunnya biasanya relatif longgar atau memiliki pori-pori ventilasi khusus, sehingga udara dapat bersirkulasi dengan bebas.
Konduksi Panas Fisik: Serat yang digunakan (seperti nilon pendingin atau serat daur ulang) menghilangkan panas dengan sangat cepat. Panas yang dipancarkan tubuh tidak terakumulasi di dalam selimut, tetapi terus menerus dibuang ke udara melalui selimut.


4. Kolaborasi Lingkungan: Sebuah “Penguat” di Ruangan Ber-AC

Pengaruh selimut pendingin sering kali dikaitkan dengan lingkungan. Ini bekerja paling baik di ruangan dengan kipas angin atau AC:
Saat udara dalam ruangan bersirkulasi, selimut itu sendiri menjadi lebih cepat dingin.
Dengan cara ini, saat Anda membalik dan menyentuh bagian baru dari selimut, Anda akan kembali merasakan kesejukan yang menyegarkan.


5. Pengaturan Suhu Berkelanjutan

Beberapa selimut pendingin kelas atas juga menggunakan bahan yang peka terhadap suhu. Saat suhu tubuh Anda meningkat, ia mulai menyerap panas; ketika suhu tubuh Anda turun sedikit, penyerapan panas melambat. Penyesuaian dinamis ini mencegah Anda terbangun di tengah malam dengan perasaan terlalu dingin atau terlalu panas, sehingga menjaga seluruh tempat tidur pada suhu yang nyaman.